Sabtu, 05 November 2011

Wahai arwah ku...


Wahai.. arwah ku yang masih berselimut jassad tebing curam susuri saja
Atau .. terbanglah sebebas kemauan ..
Tinggalkan saja kampung halaman mu yang kumuh yang mulai penuh luapan air mata
Merdekakan keinginanmu memenuhi kedamaian negri yang sesungguhnya 
by; sepenggal doa walet

Tanah air di belaian kasih sayangyg  benar-benar hag atas dirimu..

Duhai ..  arwah ku yg masih senang bermimpi di bumi yang berfatamorgana ini 
Duduk dan bersimpuhlah di ujung pintu kematian,
berbatas do'a-do'a para suci.. nikmatilah kidung-kidung kepasrahan 
mulailah menggenangi jiwa dengan rasa rendah  diri serta air mata di secawan anggur nistamu

Faffiru illalloh ...
di sepenggal usiamu
jangan lagi kau hiraukan lagu-lagu durjana 
laksana ombak yang  memabukkan 
Butakan saja mata 
Tuli itu lebihkan sempurna 
Asal hati berpijar sinar-sinar firman 

Wahai.. arwah ku yang rindu kecintaan
teriring lekas fafiruillalloh 
Alloh barikfimagholaktawahadihil balldha
Lepas belenggu di jassad yang bertabur sesat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar