Menulis cinta dikalang sukma
Memendam rindu cemburu pada kalang kalbu
Direlung hati menyimpan kesetiaan
Pada puisi yang kusembunyikan dari kata-kata
Angin dan air menciptakan gelombang
Batu serta karang dihempaskan
Tangguhlah tangguh perkasa asmaraku
Karena mata angin telah dibutakan
Begitu juga sekerling mata air
Angin dan air tak kan mampu mencuri
Secuil hakekat pun dari nuraniku
Hakekat dari sebuah keagungan cinta
Hakekat dari ketulusan rindu
Bahkan hakekat dari sebuah kebangsatan cemburu
Angin dan air kesatria jagat raya
Mampu mengikis kuasa laut gunung
Tapi tidak pada sejasat asmaraku
Yang lembut suci serupa senyum para dewa-dewa cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar