kolesterolku langsung naik
darah tinggiku kumat lagi
untung ayan dan kesurupan tak ikut datang
melihat kamu lompat tali dibelakang panggung
sambil menari topeng
demam...
panas dingin...
meriang...
berceloteh apa-apa di darahku
untung prostat cuma singgah di dengkul saja
melihat kau menyanyi ini itu
di ruang yang gaduh
aku berpenyakit bukan melihat yang lain dari kamu
yang kuderitakan hanya kamu
aku di rujuk kepada doktermu
sebab dukun-dukun ku telah takluk kepadamu
doakan cinta... aku cepat sembuh
aku teramat rindu mengumpat kebodohanmu
sebab kebodohanmu saja yang ku sayang
sampai aku lupa makan
penyakit badan hanya sendau gurau tuhan
hati yang waras takkan pernah berpaling
otak dan akal pembelajaran
sukma dan jiwa meja pengadilan
dalam sakit maafkan aku
dengan seronok kulubangi telingamu
karena aku terlanjur menguap
menelusUp kearah jantungmu
by: AWI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar