Minggu, 05 Februari 2012

Puisi Gelap



puisi gelap merayap di akar-akar pohon
bersembunyi terus bersembunyi dari mata sang waktu
puisi gelap meresap terus meresap menuju jantung bumi
enggan bertautan dengan anak-anak jaman
puisi gelap membawa cintanya pergi ke dalam pusara yang hening
terus merayap,meresap mencari kesejatian
puisi gelap smakin gelap dan diam
puisi gelap menjadi kosong
puisi gelap,...puisi gelap,..smakin sulitku kenali warnanya
namun aku percaya tuhan ada bersamanya
puisi gelap nyanyian terlantar di pinggir malam
saat kau terlenah di lingkar senggama mimpi indahmu
sedang sang pujangga menari belasungkawa...

*RSI....si miskin sakit itu biarkan saja (sedih).masihkah aku bisa terlelap dalam cinta,
        sedang rintihan pedih kudengar dari geram detak nadi mereka?*.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar